"Learning By Doing"

Sunday, October 23, 2011

WARGA NEGARA DAN NEGARA

11:07 AM Posted by Unknown No comments

I.                    Pendahuluan
Kehidupan bernegara adalah kehidupan yang sedemikian kompleks. Hidup bersuku-suku, berbeda pendapat, berbeda keyakinan dan agama, maupun hal-hal yang bersifat pribadi lainnya. Namun, sebagai warga negara dalam suatu negara kita memiliki hak dan kewajiban dan kita juga harus bersosialisasi satu sama lain. Karena dalam negara apabila tidak ada komunikasi dan interaksi yang baik antar warga negara hal tersebut dapat menimbulkan benih-benih perpecahan dalam bangsa tersebut. Oleh karena itu sesama warga negara harus saling mebantu dan melengkapi.
Negara sendiri merupakan wadah aspirasi warga negara dalam usaha mensejahterakan warga negara secara keseluruhan. Negara tersebut dipimpin oleh pemerintahan yang akan melayani warga negara dalam usaha mensejahterakan secara umum. Meski tak serta merta keinginan rakyat banyak seluruhnya dapat direalisasikan, tetapi pemerintahan umumnya akan berusaha untuk menampung usul dan pendapat masyarakat luas.

II.                  Hanya di Indonesia
Di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang warga negaranya mencapai lebih dari 200 juta orang, terdiri dari pulau-pulau, berbagai suku, bangsa, dan bahasa mmebuat bangsa ini sangat kaya baik dalam segi budaya maupun kekayaan alam. Dalam kehidupan bernegara bangsa ini memiliki berbagai kelebihan serta kelemahan. Salah satu kelemahannya yaitu saat terjadi perbedaan pendapat antara umat beragama, atau antara suku satu dan lainnya dan banyak lagi. Mudah sekali terjadi perpecahan dalam hal tersebut apabila tidak dilandaskan dengan tenggang rasa yang tinggi dan rasa saling menghormati. Tetapi dalam sisi lain hal itu menguntungkan bagi negara kita, karena hal tersebut jarang ada bahkan mungkin hanya ada di Indonesia. Dan menjadi daya tarik tersendiri bagi bangsa asing untuk datang dan mempelajari Indonesia lebih jauh. Lebih jauhnya akan berdampak pada banyaknya devisa yang diterima bangsa ini.
Tapi belakangan ini, seiring dengan pesatnya globalisasi di dunia, Indonesia lebih menerima pengaruh negatif dari banyaknya keanekaragaman bangsa ini. Banyaknya isu-isu politik yang masuk dari asing dan dalam bangsa ini menjadikan bangsa kurang bisa merasakan cinta tanah air, terutama dikalangan pemuda. Pemuda pada dewasa ini sering kali mudah tererumus ke hal-hal yang berbau barat, padahal belum tentu baik untuk mereka sendiri. Dan belakangan ini banyak sekali terjadi perpecahan dan hilangnya rasa percaya pada pemimpin bangsa ini. Contoh perpecahan yang terjadi adalah kerusuhan di papua yang terus berlanjut. Dan pula pada  pemimpin bangsa ini, saya juga merasa jadi agak pesimis melihat bagaimana negara ini kedepannya.
Menurut saya kedepannya Indonesia harus meningkatkan rasa persatuan, cinta tanah air, tidak mementingkan diri sendiri, menghapuskan budaya sekulerisme yang masuk ke tubuh bangsa ini, dan meningkatkan iman takwa pada diri masing-masing. Agar kedepannya bangsa ini bisa lebih mengartikan tetesan darah yang dikorbankan pahlawan demi kemerdekaan bangsa ini. Melihat bagaimana pendahulu bangsa ini bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan bangsa ini bahkan menghiraukan keselamatan jiwa mereka sendiri. Lebih lanjut lagi agar warga negara Indonesia akan berjuang dengan sungguh-sungguh serta ikhlas dalam membangun bangsa ini. Karena kemajuan suatu bangsa tidak akan tercapai apabila tidak dimulai dari niatan masing-masing dari warga negara itu sendiri. JAYA INDONESIA!

0 komentar:

Post a Comment